Rabu, 01 Februari 2012

Tap-Izy Telkomsel Mudahkan Pembelian Tiket Kereta Api

Telkomsel bekerjasama dengan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) menghadirkan layanan Tap-Izy guna memudahkan pelanggan dalam pembelian tiket Kereta Prambanan Ekspres (Prameks). Kini pelanggan yang ingin bepergian dengan rute Yogyakarta hingga Solo bisa membeli tiket Kereta Prameks dengan uang elektronik secara cepat dan mudah hanya dengan mendekatkan ponselnya ke mesin Tap-Izy di Stasiun Tugu, Lempuyangan, Purwosari, dan Solo Balapan.
Seiring dengan kehadiran layanan Tap-Izy, Telkomsel dan PT. KAI menggelar program spesial berupa promo diskon Rp 1.000 untuk pembelian tiket Kereta Prameks yang AC maupun non AC dengan menggunakan Tap-Izy. Kini transaksi pembayaran menggunakan Tap-Izy berlaku untuk wilayah Jabotabek, Solo, dan Yogyakarta. Ke depannya, layanan Tap-Izy akan hadir di wilayah-wilayah lainnya di Indonesia.
GM Mobile Commerce Management Telkomsel Denny Abidin mengatakan, “Saat ini kebutuhan masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran secara cepat dan praktis semakin tinggi. Kehadiran layanan Tap-Izy di loket penjualan karcis kereta api merupakan upaya kami untuk memperluas jaringan titik pelayanan Tap-Izy sehingga lebih mudah dijangkau pelanggan.”
Tap-Izy merupakan inovasi layanan pembayaran contactless melalui ponsel pertama dan satu-satunya di Indonesia. Produk SIM card Tap-Izy telah dilengkapi dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID), di mana chip dan antena yang tertanam pada SIM card memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi pembayaran dengan menyentuhkan ponsel ke alat pembaca (reader) yang terdapat pada mesin electronic data capture (EDC) Tap-Izy di kasir ataupun loket penjualan karcis.
Untuk dapat menikmati fasilitas Tap-Izy, pelanggan kartuHALO dan simPATI harus terlebih dahulu mengganti SIM card-nya dengan SIM card Tap-Izy di GraPARI. Masyarakat juga dapat membeli perdana simPATI yang sudah dilengkapi fitur Tap-Izy di GraPARI serta gerai Indomaret dan 7-Eleven bertanda Tap-Izy
Untuk mengaktifkan layanan Tap-Izy di SIM card, pilih “Tap-Izy” pada “T-sel Menu” di ponsel. Kemudian masukkan nomor PIN 1234, lalu pilih “Activation” untuk aktivasi. Setelah layanan Tap-Izy aktif, pelanggan dapat mengisi saldo elektronik Tap-Izy dengan nominal Rp 25.000 hingga Rp 1 juta di GraPARI serta gerai Indomaret.
Sesudah memiliki saldo di dompet elektronik ini, pelanggan langsung dapat menikmati mudahnya pembayaran tiket di loket Kereta Prameks, serta gerai-gerai merchant rekanan Telkomsel lainnya, yakni: 7-Eleven, Indomaret, Starmart, Solaria, Disc Tarra, Circle K, Alfamart, dan Cinema 21 yang berlogo Tap-Izy.
Kereta Prambanan Ekspres merupakan nama bagi layanan transportasi kereta api yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Surakarta. Kereta ini berhenti di Stasiun Kutoarjo, Jenar, Wates, Stasiun Yogyakarta (Tugu), Lempuyangan, Maguwo (Bandara Adisucipto), Klaten, Purwosari, Solo Balapan, Solo Jebres, serta Stasiun Palur di ujung timur Surakarta. Saat ini beroperasi sepuluh kali pulang pergi dan dikelola oleh PT. Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta.
“Peluncuran layanan Tap Izy ini melengkapi beragam kemudahan dalam pembelian Tiket Kereta Api. Sebelumnya pengguna layanan Kereta Api sudah memesan tiket di berbagai channel penjual, seperti Contact Center 121, Indomaret, Kantor Pos dan Agen-agen resmi yang tersebar di seluruh wilayah daerah Operasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Kami akan terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan,” ujar Direktur Komersial PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sulistyo Wimbo Hardjito.
Kehadiran layanan Tap-Izy merupakan upaya Telkomsel untuk memberikan pilihan layanan pembayaran menggunakan uang elektronik yang resmi kepada masyarakat Indonesia, melengkapi ragam metode pembayaran yang telah ada. Layanan Tap-Izy sekaligus menjadi langkah nyata Telkomsel untuk mendukung program pemerintah melalui Bank Indonesia dalam upaya meningkatkan transaksi non tunai (cashless) dan mewujudkan less cash society di Indonesia.

KRL Djoko Vision, Siap Memberikan Informasi Lengkap Kepada Penumpang

Direktur Utama PT KAI (Persero) Ignasius Jonan mengikuti  perjalanan uji coba KRL  DJoko Vision  mengililingi wilayah Jabodetabek. Perjalanan yang didampingi EVP Balaiyasa DJoko Hardianto tersebut mengunjungi  PUK Bekasi, PUK Serpong, Depo Bogor, Depo Depok dan Depo Bukit Duri,  Kamis (19/1).

Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan (kedua kiri) didampingi oleh EVP Balai Yasa Manggarai, Djoko Hardijanto (kedua kanan) saat memantau ke Dipo Bekasi.
KRL DJoko Vision merupakan rangkaian yang memiliki fasilitas multimedia  berupa monitor TV yang dapat menayangkan informasi keberadaan kereta dalam bentuk Visual (video) dan Voice (suara).  Misalnya, kereta  telah sampai di Stasiun Depok maka monitor TV akan memberikan informasi bahwa saat ini kereta memasuki Stasiun Depok dan penumpang diharapkan untuk bersiap-siap.

EVP Balai Yasa Manggarai DJoko Hardijanto menjelaskan, monitor TV tersebut dapat diisi dengan tayangan video sosialisasi atau video iklan suatu produk tertentu.  Sehingga multimedia tersebut nantinya dapat dimanfaatkan sebagai ruang media komersial yang dapat menghasilkan pendapatan untuk perusahaan.
Monitor multimedia yang terpasang di atas KRL
“Kita berusaha membuat Balai Yasa Manggarai tidak hanya menghasilkan produk kereta saja  tetapi juga menciptakan pendapatan dari iklan yang akan ditayangkan  di dalam multimedia tersebut” ujar DJoko di hadapan  Dirut PT KAI, Ignasius Jonan.

Mendapat penjelasan tersebut, Jonan menyambut positif upaya yang dilakukan Balai Yasa Manggarai dalam berinovasi.  Menurutnya, apa yang dilakukan Balai Yasa Manggarai  harus didukung semua pihak karena selain dapat meningkatkan layanan kepada penumpang  dalam hal kemudahan informasi, multimedia tersebut juga dapat menghasilkan pendapatan untuk perusahaan.

Lebih lanjut, DJoko menjelaskan, dalam satu kereta terdapat 4 monitor TV sehingga dalam satu rangkaian KRL  8 kereta terdapat 32 monitor yang terletak di atas pintu tiap kereta. Penempatan monitor TV dekat pintu sudah dengan perhitungan yang matang dari tim Depo Depok yang mengerjakan multimedia tersebut.

Dalam pengerjaannya,  mulai dari konsep hingga terwujud  menjadi monitor TV beserta  sofwarenya membutuhan waktu lebih kurang lima bulan. Setelah uji coba, Joko mengakui masih perlu dilakukan perbaikan dalam hal materi tayangan sehingga multimedia tersebut memiliki daya tarik yang tinggi untuk para pengiklan.

Disela-sela kunjungan ke PUK dan Depo KRL, Jonan memuji apa yang dilakukan Balai Yasa menggarai karena  telah membuat tampilan PUK dan Depo yang terkesan kotor menjadi lebih bersih. Sehingga perawatan kereta menjadi lebih baik karena didukung dengan suasana lingkungan kerja yang bersih dan peralatan kerja yang lengkap. 

Tinggal Tap, Tiket Prameks Bisa Dibeli


Terobosan baru dalam membeli tiket Kereta API (KA) sudah diluncurkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bekerjasama dengan Telkomsel. Peluncuran dilakukan oleh Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Direktur Komersial, PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito, serta General Manager Sales and Customer Service Jawa Tengah dan DIY, Andi Kristianto di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Senin (30/1). Layanan baru yang bernama Tap-Izy ini memudahkan para pengguna jasa KA dalam membeli tiket dan saat ini baru bisa dinikmati pengguna KA Prameks yang melayani relasi Surakarta – Yogyakarta – Kutoarjo PP. Dan sudah barang tentu Tap-Izy hanya bagi pelanggan Simpati.

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (ketiga kiri) mencoba pembayaran melalui Tap-Izy disaksikan oleh Direktur Komersial, PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito (kiri) dan GM Sales and Customer Service Jawa Tengah dan DIY, Andi Kristianto (kedua kiri).

Hanya meng-Tap-kan ponsel kepada mesin Tap Izy, transaksi pembelian tiket sudah terjadi. Tidak perlu repot lagi menggunakan uang kertas atau menunggu uang kembalian. Seperti yang diutarakan Direktur Komersial PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito, bahwa Tap-Izy ini untuk merealisasikan masyarakat modern, yang dimana sebelumnya di kereta api pembayaran selalu menggunakan uang tunai untuk membeli tiket. “Awal-awalnya pembayaran tiket selalu cash, kemudian bergerak menjadi kartu kredit. Nah hari ini, kita luncurkan pembayaran melalui handphone, ujar Wimbo di sela-sela acara peluncuran.

Direktur Komersial, PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito pun turut mencoba membayar tiket KA Prameks melalui Tap-Izy yang sudah diaplikasikan pada ponselnya.

“Usaha ini adalah untuk memodernkan perkeretaapian di Indonesia, dan metode bekerjanya tidak jadul lagi,” tambah Wimbo. Wimbo mengungkapkan, cara pembayaran dengan ponsel di kereta api ini mengalahkan cara pembayaran pada penerbangan, karena belum ada maskapai penerbangan yang menerapkan pembayaran dengan metode Tap Izy. ”Dari ini pun melengkapi dari seluruh metode kami untuk memanjakan penumpang, memesan tiket KA bisa di loket, agen-agen, Indomaret, dan pakai telepon saja sudah bisa beli tiket. Inilah usaha kami untuk meningkatkan pelayanan pada pelanggan kami,” tegas Wimbo.

Direktur Komersial, PT. KAI, Sulistyo Wimbo Hardjito (kiri), VP T-Cash Management Telkomsel, Ricarido S. Babasa (kedua kiri), Customer Service Jawa Tengah dan DIY, Andi Kristianto (kedua kanan), Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (kanan) memperlihatkan tiket KA Prameks yang dibeli melalui layanan Tap-Izy dan SIM Card Simpati yang memiliki fitur Tap Izy..

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengungkapkan apresiasinya kepada PT. KAI dan Telkomsel yang memberikan layanan Tap Izy bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. “Kolaborasi ini tentunya untuk memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, sekarang tuntutan masyarakat ini inginnya mudah, tepat, murah, dan Alhamdulillah hari ini bisa terealisasi. Kami dari Pemerintah Daerah Yogyakarta, mewakili masyarakat kota Yogyakarta dan juga mewakili pengguna kereta api serta pengguna telepon seluler memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, ujar Haryadi. (Humaska)

Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti (menggunakan pet merah) memberangkatkan KA Prameks tujuan Solo yang pertama kali menggunakan pembayaran melalui Tap Izy.