Selasa, 06 Desember 2011

PERUBAHAN JADWAL KEBERANGKATAN DAN KEDATANGAN KERETA API


Terhitung mulai hari Kamis tanggal 1 Desember 2011, PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan memberlakukan perubahan Grafik Perjalanan  Kereta Api (Gapeka).  Perubahan ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Direksi No. D3/189 tanggal 17 Nopember 2011 setelah adanya persetujuan dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, dengan surat No. KA.407/A-259/DJKA/10/11 tanggal 28 Oktober 2011 tentang pelaksanaan Gapeka tahun 2011 dan Peraturan Direktur Jenderal Perkeretaapian No. KA.407/SK.102/DJKA/10/2011, tanggal 26 Oktober 2011 tentang Gapeka tahun 2011.
Pemberlakukan Gapeka tahun 2010 yang berlaku sejak tanggal  1 Maret 2010 dalam pelaksanaannya terutama dalam hal pengendalian KA, saat ini sudah tidak sesuai lagi terkait dengan adanya perubahan kualitas, kuantitas prasarana dan sarana KA, serta untuk lebih meningkatkan keselamatan, keamanan dan kelancaran operasi kereta api di wilayah Jawa dan Sumatera.
Perubahan tersebut diantaranya sebagai berikut:
  1. Adanya perubahan perjalanan KRL Jabodetabek dengan pola single operation, untuk selanjutnya menuju ke pola Loop Line (jalur lingkar) di Daerah Operasi 1 Jakarta
  2. Adanya perubahan tempat pergantian awak KA (Masinis) di suatu stasiun. Antara lain; Stasiun Cirebon, stasiun Banjar, dll  
  3. Adanya penambahan dukungan sarana, yaitu;
    1. 1 (satu) set rangkaian KA Ekonomi AC sebagai KA Gajahwong lintas Lempuyangan-Pasarsenen
    2. 1 (satu) set  rangkaian  KA Ekonomi AC sebagai KA Bogowonto lintas Kutoarjo – Pasarsenen
    3. 2 (dua) Set KRDI AC, yaitu;
  • KA Cepu Ekspres lintas Surabaya Pasarturi – Cepu
  • KA Madiun Jaya, lintas Madiun - Yogyakart
4. Adanya perubahan Prasarana, antara lain;
  1. Rencana pemberlakukan jalur kembar Kretek –Prupuk (Daop 5 Purwokerto)
  2. Perubahan system pengaturan keluar masuknya kereta api di stasiun Cirebon dan stasiun Cirebon Prujakan (Daop 3 Cirebon)
  3. Penambahan 6 (enam) stasiun  baru di Divre 3 Sumatera Selatan, yaitu;
  • Stasiun Talangpadang antara  stasiun Niru – Blimbingpendopo
  • Stasiun Tanjungterang antara Stasiun Blimbingpendopo– Gunungmegang
  • Stasiun Sukamenanti antara Stasiun Tarahan-Kotabumi
  • Stasiun Candimas antara Stasiun Kalibalangan – Kotabumi
  • Stasiun Beringinjaya antara Stasiun Giham-Waytuba
  • Stasiun Waypisang antara stasiun Waytuba – Martapura
  • Stasiun Beringinjaya antara Stasiun Giham-Waytuba
  • Stasiun Waypisang antara stasiun Waytuba – Martapura
Dengan pemberlakuan Gapeka tahun 2011 ini, diharapkan dapat menekan kelambatan kedatangan KA karena perjalanan kereta api intercity maupun komuter sudah diakomodir atau terjadwal dalam Gapeka 2011.
Dari sisi efesiensi KA penumpang kelas komersial, PT KAI (Persero)  merasionalisasi beberapa perjalanan KA yang tidak efisien, sebagai contoh membatalkan KA Banyubiru relasi Semarang Poncol-Solo Balapan, rangkaian dialihkan dengan menjalankan KA Blorajaya relasi Bojonegoro - Semarang Poncol. Untuk jumlah perjalanan KA Ekonomi (PSO) tidak mengalami perubahan.
Sementara itu, untuk KA barang, dijalankan KA angkutan semen relasi Karangtalun-Cirebon Prujakan PP dan menjalankan KA angkutan Container relasi Kalimas – Tanjungpriok PP.
Selain melakukan perubahan Gapeka baru tahun 2011, dalam rangka meningkatkan pelayanan, keamanan dan ketertiban, PT KAI (Persero) tetap melakukan kebijakan – kebijakan yaitu:
  1. Boardingpass di stasiun-stasiun keberangkatan, yakni hanya penumpang yang telah memiliki tiket dan kereta apinya telah siap,  diijinkan masuk peron di dalam stasiun.
  2.  Pemberlakukan pembatasan kapasitas angkut maksimal 100 % untuk KA jarak jauh dan KA jarak menengah tertentu serta tidak menjual tiket tanpa tanda nomor tempat duduk (tiket berdiri)
  3. Rencana larangan merokok di atas semua kelas KA, untuk KA-KA yang tidak disiapkan ruang khusus merokok.
Sebagai informasi tambahan, tiket kereta api kelas komersial sudah dapat dibeli H-40 di tempat-tempat yang telah di tentukan, antara lain; stasiun on-line, Contact Centre 121, Agent, Indomaret dan ATM bank-bank  tertentu, kantor pos dan lain-lain. Tiket untuk KA kelas ekonomi dapat dibeli H-7 di stasiun on-line. 
“Dengan pemberlakuan Gapeka ini kami berharap dapat meningkatkan layanan terhadap pengguna jasa kereta api karena  angkutan KA akan lebih tertib, aman, nyaman dan tepat waktu. Disisi lain, dengan perubahan pola Loop line pada perjalanan KRL Jabodetabek, akan semakin banyak penumpang yang bisa  diangkut” demikian dikatakan VP Public Relations PT KAI (Persero), Sugeng Priyono.

Perubahan Pola Operasi KRL Jabodetabek

Perubahan Pola Operasi KRL Jabodetabek

SIARAN PERS:
22 Nopember 2011

Pada hari ini 22 November 2011, kami keluarkan press release berkenaan dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA 2011) yang didalamnya mencakup Perubahan Pola Operasi KRL Jabodetabek, dengan penjelasan sebagai berikut:
  1. Program ini merupakan kelanjutan dari Program Perubahan Pola Operasi Single Operation yang telah diberlakukan pada tanggal 2 Juli 2011 yang lalu.
  2. Sasaran jangka panjang Program ini adalah untuk mewujudkan target Pemerintah yaitu dapat mengangkut sebanyak 1,2 juta penumpang per hari di tahun 2019 dengan jumlah armada yang beroperasi minimal 1.440 unit armada KRL.
  3. Maksud dan tujuan Program ini adalah menyederhanakan Pola Operasi, mengurangi overlapping diantara rute kereta api dan mengurangi perpotongan diantara perjalanan KRL serta untuk meningkatkan kapasitas angkut.
  4. Selanjutnya mengenai 6 rute yang akan diterapkan adalah sebagai berikut:
  1. Bogor/Depok – Manggarai – Jakarta Kota (PP)
  2. Bogor/Depok – Tanah Abang – Pasar Senen – Jatinegara (PP)
  3. Bekasi – Jatinegara – Manggarai – Jakarta Kota (PP)
  4. Parung panjang/Serpong – Tanah Abang (PP)
  5. Tangerang – Duri (PP)
  6. Tanjung Priok – Jakarta Kota (PP)
      5. Rute-rute tersebut di atas akan kami uji cobakan mulai tanggal 1 Desember 2011 sd 4 Desember 2011 dan akan diterapkan sepenuhnya pada hari senin, tanggal 5 Desember 2011.
      6. Sebagaimana diketahui perubahan pola operasi Single Operation yang lalu dapat meningkatkan jumlah perjalanan KRL dari yang sebelumnya 440 perjalanan menjadi 467 perjalanan. Dengan perubahan rute ini maka jumlah perjalanan KRL akan bertambah dari semula 467 perjalanan menjadi 531 perjalanan.
      7. Peningkatan jumlah perjalanan tersebut di atas akan berpotensi menambah kapasitas angkut. Sejak diberlakukannya Singe Operation kenaikan/peningkatan penumpang sebesar kurang lebih 4 % dari sebelumnya. Dengan Program Perubahan rute ini kami mengharap ada peningkatan jumlah penumpang sebesar 10% dari sebelumnya.
      8. Penambahan jumlah armada PT KCJ tahun ini sebanyak 100 unit dari Jepang akan menambah ketersediaan armada sebelumnya yang berjumlah 118 unit, dan dengan ditambah armada milik PTKA sejumlah 386 unit KRL maka total armada yang akan mendukung perubahaan rute ini menjadi 604 unit KRL.
      9. Untuk tarif tidak mengalami perubahan. Untuk rute seperti Depok ke Serpong maka penumpang tetap membayar harga untuk 2 relasi dengan tiket terusan yang akan tersedia di setiap stasiun pemberangkatan.
      10. Demikian Press Conference ini kami sampaikan, semoga dengan perubahan rute ini semakin banyak penumpang yang bisa diangkut dan kami akan tetap meningkatkan pelayanan penumpang dengan senantiasa menambah jumlah KRL dan memperbaiki layanan kami yang lain.

KA Ekonomi AC Sibinuang diluncurkan

Setelah dilakukan uji coba selama 1 bulan, KA Ekonomi AC Sibinuang relasi  Padang – Pariaman pp akhirnya resmi diluncurkan, Minggu (20/11).  Peresmian KA ini dilakukan oleh VP Divisi Regional (Divre) 2 Sumatera Barat Muhammad Barlian, yang disaksikan oleh Direktur SDM dan Umum Joko Margono. Divre 2 Sumbar melakukan ekspansi guna memenuhi permintaan pasar dan untuk menjaring penumpang mulai pegawai negeri sipil (PNS), karyawan swasta sampai para pedagang, mengingat di sepanjang jalur KA banyak terdapat perkantoran dan pasar.
 
VP Divre 2 Sumbar Muhammad Barlian memberangkatkan KA Ekonomi AC Sibinuang di Stasiun Padang disaksikan Direktur SDM dan Umum Joko Margono, Minggu (20/11)

KA Ekonomi AC Sibinuang ini terdiri 2 kereta  dan 2 kali perjalanan pp. Dengan perjalanan sepanjang + 57 KM, ditetapkan tarif Rp. 10.000,- dengan discount 20% untuk 1 bulan pertama. “KA Ekonomi AC Sibinuang ini diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan kereta api” kata  VP Divre 2 Sumbar Muhammad Barlian.
 
Direktur SDM dan Umum Joko Margono memberikan arahan di ruang VIP Stasiun Padang, Minggu (20/11)

Pada kesempatan yang sama Direktur SDM dan Umum Joko Margono memberikan arahan di ruang VIP Stasiun Padang, yang dihadiri oleh VP Muhammad Barlian, Deputy Puspawarman, Advisor Nazwar Rismadi, Ketua SPKA Edi Saputra, seluruh Manager dan Asisten Manager di lingkungan Divre 2 Sumbar. “Carilah peluang bisnis terutama di bidang property, sebab peluang ini menjanjikan guna menambah pendapatan sebesar-besarnya. Namun penghematan biaya juga mutlak dilakukan” kata  Joko Margono.

PT. KAI Raih Juara Pertama “IT Governance Award”

Rapat Koordinasi Teknologi Informasi (TI) yang diselenggarakan Kementerian BUMN di Hotel Inna Garuda Yogyakarta (23-24/11) mendapat antusias dari perusahaan-perusahaan BUMN yang ada. Salah satu BUMN yang berpartisipasi dalam acara tersebut adalah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang sekaligus berhasil mendapatkan juara pertama IT Governance Award pada kategori BUMN Sarana, Prasarana, dan Transportasi.

EVP Sistem Informasi PT. KAI, M. Kuncoro Wibowo (tengah), menerima piala dan piagam penghargaan juara I IT Governance Award 2011dari Kementerian BUMN

Pada kategori tersebut PT. KAI mengalahkan beberapa peserta, untuk pemenang kedua diraih oleh PT. Garuda Indonesia. Acara Rakor yang mengusung tema “Tata Kelola TI Sebagai Pondasi Pembangunan TI di BUMN”diikuti berbagai BUMN karena pemanfaatan dan pengelolaan teknologi informasi sekarang ini sudah menjadi perhatian tersendiri.

EVP Sistem Informasi PT. KAI M. Kuncoro Wibowo (tengah) dan Tim Sistem Informasi PT. KAI berfoto bersama usai menerima piala kejuaran IT Governance Award 2011

Dalam acara tersebut PT. KAI juga membuka stand pameran TI yang menyajikan produk-produk TI PT. KAI, antara lain Railbox, GIS (Geographic Information System), dan Ticketing Online. Ke depannya PT. KAI akan selalu mengembangkan TI sebagai tulang punggung bisnis perusahaan yang bergerak dibidang transportasi  massal. (Humaska)

Petugas dari PT. KAI sedang menjelaskan kepada pengunjung tentang kemudahan membeli tiket dengan Railbox di stand pameran PT. KAI saat acara Rakor TI BUMN.

Pelayanan Terbaik Kedua Didapatkan PT. KAI

Pelayanan Terbaik Kedua Didapatkan PT. KAI

Jerih usaha inovasi PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dalam meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa beberapa tahun terakhir ini, diakui secara nyata pada malam Anugerah BUMN 2011. PT. KAI mendapatkan penghargaan terbaik kedua dalam kategori inovasi pelayanan publik yang diserahkan pada acara tersebut di Hotel Four Seasons, Jakarta, Kamis (1/12). Selain itu, Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan mendapatkan penghargaan ketiga terbaik dalam kategori CEO inovatif.

Direktur PT. KAI, Ignasius Jonan (kanan) mewakili PT. KAI menerima penghargaan anugerah BUMN 2011 terbaik kedua dalam kategori Inovasi Pelayanan Publik.

Seperti yang diutarakan Vice President (VP) Public Relations PT. KAI, Sugeng Priyono, penghargaan yang didapatkan PT. KAI, tidak akan membuat pihaknya berpuas diri. "Kami akan terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan kami dari berbagai sisi kepada pelanggan kereta api," tutur Sugeng setelah acara penghargaan tersebut usai.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan (kiri) memberikan penghargaan Anugerah BUMN 2011 kepada Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan dalam kategori CEO Inovatif Terbaik Ketiga.
"Penghargaan ini akan menjadi sebuah tolak ukur dan pecut bagi kami PT. KAI untuk terus berbenah diri, melayani semua pelanggan kami lebih baik," tegas Sugeng. Acara penghargaan yang diadakan setiap tahun, 2010 kemarin PT. KAI mendapatkan penghargaan terbaik kedua dalam kategori penyelamatan aset BUMN.