Senin, 31 Januari 2011

KA Argo Lawu

Pada uji coba pertama pada tanggal 13 Juli 1995 memang sengaja dilekatkan nama JS-750 yang menggambarkan keinginan kuat dari PT. Kereta Api (Persero) untuk melayani perjalanan Solo-Jakarta dengan layanan kereta api yang memiliki waktu tempuh tujuh jam bertepatan dengan momentum HUT Kemerdekaan RI ke 50.Pada tanggal 21 September 1996 dilekatkan nama KA Solo Jaya yang kemudian pada akhirnya diganti sesuai dengan strategi dagang Argo dengan nama KA Argo Lawu.
                KA Argo Lawu membawa rangkaian sebanyak delapan rangkaian kelas eksekutif dan memiliki kapasitas 400 tempat duduk. Perjalanan Solo-Jakarta (576 km) ditempuh dalam waktu kurang lebih tujuh jam tiga puluh menit dan hanya berhenti di Stasiun Klaten, Yogyakart, Purwokerto  dan Cirebon .             
                Kata Argo selain nama gunung juga merupakan nama dagang layanan kereta api eksekutif yang dimaksudkan untuk menambahkan kebanggaan konsumennya. Sedangkan nama Lawu diambil dari nama sebuah gunung (Gunung Lawu) yang terletak di sebelah timur Laut Kota Surakarta (wilayah administratif Kabupaten Karanganyar dan Magetan) yang memiliki ketinggian 3.245 m. Dengan puncak yang berupa daratan yang berbukit-bukit dan sisa-sisa kawah yang telah lama tidak aktif merupakan panorama yang sangat indah yang dapai kita saksikan dari Lembah Tawangmangu dan Telaga Sarangan.
                Perjalanan kereta api dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Gambir pada siang hari memungkinkan penumpang menikmati indahnya panorama pegunungan di Bumi Banyumas, Kali Serayu dan Kali Progo. Sementara perjalanan dari Jakarta-Solo dilakukan pada malam hari. Selama dalam perjalanan prama dan prami yang terlatih serta ramah siap untuk menyajikan pelayanan yang dibutuhkan penumpang.

Kamis, 27 Januari 2011

SEbenarnya berapa sih kapasitas kereta itu...????

waktuu kecil seneng banget liat kereta yg lg melintas, trus iseng itungin berapa jumlah rangkaian yg dia bawa.....
kalau pas yg diliat kereta BBM yg lewat di delanggu  bisa mpe capek tuh ngitunggnya, pernah kasang sampai 26 gerbong. trus waktu liat KA Babaranjang (batubara) hhmmmm udah ga sanggup ngitung tuh.. so di rekap aja (durasinya lebih dr 10 menit) hhmmmm pasti diatas 50 gerbong tuh...

trus pas udah mulai sekolah sering denger en baca kalau angkutan penumpang dengan kereta api tuh yang paling efisien.. nah looo...??? sebenernya berapa sih kapasitas penumpang yang dapat diangkut oleh tiap krt itu???

mari kita berhitung hehehehehehehehehehe......

kita mulai dari KA Komersial: nahh untuk tiap kereta ( orang biasa sebut Gerbong) Eksekutif yang argo berisi 50 tempat duduk.. jadi kalau misalnya kereta Argo Lawu membawa 8 kereta maka kapasitasnya menjadi 8 x 50 = 400 tempat duduk.. untuk kereta eksekutif/argo maksimal kapasitas yang diijinkan adalah 100%

selanjutnya untuk kereta bisnis, kereta jenis ini memilika kapasitas 64 tempat duduk untuk tiap kereta sedangkan kapasitas maksimal yang diijinkan adalah 125% dari jumlah tempat duduk yang tersedia. jadi jika KA Senja Kediri membawa 7 kereta untuk tiap rangkaian kita bisa menghitung kapasitas angkutnya, tapi perlu diingat untuk kereta makan yang tersedia di rangkaian kereta bisnis ini juga punya 26 / 32 tempat duduk tergantung jenis kereta makan yang dibawanya.

Trus untuk kereta ekonomi, nah kereta jenis ini kapasitasnya lumayan banyak untuk kereta ekonomi yang non AC kapasitas tempat duduknya 106 untuk tiap kereta dan yang AC kapasitasnya 80 tempat duduk untuk tiap kereta , sedangkan dalam kereta makannya mampu menampung 48 tempat duduk, untuk KA Ekonomi ini kapasitas maksimal yang diijinkan 125% khusus pada masa ngkutan lebaran guna menampung lonjakan penumpang kapasitas bisa ditambah hingga 150% dari jumlah total tempat duduk yang tersedia.

untuk kereta lokal dan KRL kapasitasnya berapa ya???
ada banyak jenis kereta lokal
yang pertama KRDE seperti pramek, kereta jenis ini tiap setnya terdiri 5 kereta dengan kapasitas masing2 kereta 105 dan 184 penumpang bagi  yang kelas ekonomi. untuk KRD tiap keretanya memiliki kapasitas 138 penumpang.

nahh sekarang kita bahas kereta0kereta lokal terbaru  yang disediakan oleh PT KAI.
ada KRDI contohnya Lelawangsa, madiun Jaya, arek surokerto tiap setnya terdiri dari 4 kereta yg masing-masing mampu menampung 140 penumpang.  sedangkan untuk KRL tiap setnya memiliki kapasitas 1440.

hhmmm...... kalau diliat kapasitasnya pantas saja kereta dianggap yang paling efisien dalam menganggut penumpang.

CP Team









Jumat, 21 Januari 2011

KA Bangunkarta

pertama kali dioperasikan januari 1985 dan melayani pelanggan kelas ekonomi dari Jombang ke Jakarta pada waktu itu kereta membawa 3 rangkaian kereta  dan kemudian ditambah 4 kereta lagi karena tingginya minat pelanggan Ka Tersebut.

tanggal 24 Desember 1994 layanan KA Bangunkarta ditingkatkan dengan menambahkan rangkaian kelas bisnis dan sejak 1 agustus 1996 semua rangkaian berubah layanannya menjadi kelas bisnis

Penambahan layanan kelas eksekutif dilakukan sejak tanggal 1 februari 1999 dan pada tanggal 1 juli 2001 KA bangunkarta melayani perjalanan eksekutif dan bisnisdengan membawa rangkaian 2 kereta eksekutif dan 8 kereta bisnis, pada mulanya kereta ini melewati jalur selatan ( yogyakarta dan purwokerto ) , kemudian diubah melewati jalur utara ( semarang). Perjalanan sejauh 738 Km ditempuh dalam waktu lebih kurang 13 jam dan hanya berhenti di stasiun Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang tawang, Madiun, Nganjuk dan Kertosono

Nama Bangunkarta diambil dari asal; tujuan kereta ini yaitu jomBANG - jaKARTA, sebelumnya bangunkarta melatani rute Pasarsenen-Jombang, kemudian rutenya diteruskan ke Jakarta kota namun tidak melewati Gambir.

Sejak 5 Desember 2009 Bangunkarta diubah seluruhnya menjadi kelas eksekutif dengan menggunakan rangkaian 8 kereta eksekutif dengan kapasitas 400 tempat duduk,

kami siap melayani perjalanan anda dari Jombang-pasarsenen dengan fasilitas-fasilitas yang kami sediakan untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Selasa, 16 November 2010

duuuhhhh keretaku.......

hhmmm.... naik argo parahyangan hari selasa 16 nov 2011 jakarta-bandung..
begitu masuk kereta merasa ada yg aneh dan bikin mata ga nyaman ( atau perasaanku aja ya...?)
pelayanan dah bagus..
kebersihan oke..
penumpang lumayan banyak...
tapi ada yg aneh....
komposisi warnanya...!!! kayanya ada yang salah disini harusnya standar warna bantal kan warnanya toska dan atau biru,,,,, tapi ini coklat  jadi aneh ihhhh, masa hordeng biru.. jok kursi merah.. cover seat niru.. ( dah macthing sih... ) tapi kog sarung bantal nya coklat tua ya??? jadi sakit mata liatnya..... duh... ini dr restorasinya apa ga liat ya kalo warna coklatnya ga mach ma interior keseluruhan..???

Senin, 15 November 2010

layanan KA Ekonmi gratis bagi krban bencana letusan merapi

guna meringankan beban warga sekitar merapi,
PT Kereta Api memberikan layanan gratis naik KA ekonomi  bagi warga sekitar lereng gunung merapi yg menjadi korban letusan dengan hanya menunjukkan KTP atau surat keterangan asal lokasi bencana untuk perjalanan dari Yogyakarta ke daerah lain,
semoga layanan ini bermanfaat.

Rabu, 29 September 2010

CC 121

gimana sih cara mudah untuk tau semua informasi tentang kereta api ataupun melakukan pemesanan tiket KA...?? silahkan hubungi CC 121